Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya kejujuran akan menuntun seseorang menuju kebaikan, dan kebaikan akan menuntun seseorang menuju surga” (HR. Bukhori)
Penjelasan:
Sesungguhnya kejujuran merupakan akhlak terpuji dalam Islam. Barangsiapa yang selalu jujur dalam hidupnya maka kejujuran tersebut akan menuntunnya menuju kebaikan. Seseorang yang senantiasa jujur dalam kesehariannya maka orang lain pun akan menyenangi tingkah lakunya. Kita lihat akhlak Nabi Muhammad SAW. Semasa hidupnya ia selalu bersikap jujur baik lisan maupun dari hatinya dan perilakunya. Bahkan ia digelari Al-Amiin. Orang yang paling jujur di muka bumi.
Karena berkat kejujuran sayyidina Muhammad SAW, agama Islam dapat berkembang sangat cepat dari dulu hingga sekarang. Sedikitpun tidak ada tampang pendusta di wajah Nabi. Maka masyarakat pun percaya akan risalah yang Nabi sampaikan kepada umat manusia.
Kejujuran akan mengangkat derajat manusia dihadapan Sang Khaliq. Siapakah di dunia ini yang tidak ingin masuk surga akibat kejujuran? Saya yakin semua orang pasti akan mau masuk surga jikalau dia mau mengamalkan ajaran Nabi yang mulia ini.
Alkisah dulu, Syaikh Abdul Qadir Jailani dalam rangka menuntut ilmu ketika masih muda ditodong oleh para perampok. Para perampok tersebut selalu merampas harta orang lain dengan sangat keji. Ketika perampok terebut merampok harta Syaikh tersebut mereka berkata “Dimana harta yang kamu bawa”. Syaikh tersebut menjawab dengan polos dan jujur “Di bawah kantung ketiak diriku.” Karena perompak tersebut keheranan maka syaikh tersebut dibiarkan pergi begitu saja. Kejadian tersebut berlangsung berulang kali hingga perompak tersebut menyelidiki benarkah apa yang ia katakan. Alhasil didapatkan uang di bawah ketiak Syaikh tersebut. Maka perompak tersebut bertaubat kepada Allah karena dosa-dosa yang telah mereka lakukan melalui kejujuran Syaikh Abdul Qadir Jailani tersebut yang sangat menggugah iman kita untuk senantiasa bertasbih kepada Sang Ilahi.
Subhanallah begitu dahsyatnya orang yang dalam hidupnya selalu jujur kepada Allah. Ia sediktpun tak ada rasa ingin berdusta karena ia tahu dusta akan membawa dia ke neraka. Maka ayo sama-sama kita sebagai umat Nabi Muhammad SAW senantiasa bersikap jujur baik dalam tingkah laku kita maupun dalam lisan kita. Barangsiapa yang berusaha mengangkat jiwa dan dirinya maka hendaklah ia membiasakan sikap jujur di dalam dirinya sehingga dirinya akan memiliki karakter yang kuat. Semoga kita dikumpulkan di surga kelak. Amiin. Allahumma Amiin.
1 komentar:
Silahkan di berikan komentar kalian semua :-)
Posting Komentar