Sabtu, 11 Juni 2011

Mulianya Keimanan


Ketika utusan Abu Qais datang menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, Beliau
bertanya kepada mereka: "Kaum manakah ini atau utusan siapakah ini? Mereka menjawab:
"Rabi'ah!" Beliau shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "selamat datang wahai para utusan
dengan sukarela dan tanpa menyesal". para utusan itu berkata: "ya Rasulullah, kami tidak
dapat mendatangimu kecuali di bulan suci, karena antara kami dan engkau ada suku Mudlor
yang kafir. Oleh karena itu ajarkanlah kami dengan satu pelajaran yang jelas yang dapat kami amalkan dan dapat kami ajarkan kepada orang-orang di kampung kami, yang dengan begitu  kami dapat masuk surga." kemudian mereka bertanya kepada Nabi shallallahu 'alaihi
wasallam tentang minuman, maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan mereka
dengan empat hal dan melarang dari empat hal, memerintahkan mereka untuk beriman
kepada Allah satu-satunya, kemudian bertanya: "Tahukah kalian apa arti beriman kepada
Allah satu-satunya?" Mereka menjawab: "Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui." Nabi
shallallahu 'alaihi wasallam menjelaskan: Persaksian tidak ada ilah kecuali Allah dan bahwa
Muhammad adalah utusan Allah, menegakkan shalat, menunaikan zakat, berpuasa pada
bulan Ramadlan dan mengeluarkan seperlima dari harta rampasan perang". Dan Nabi
shallallahu 'alaihi wasallam melarang mereka dari empat perkara, yaitu janganlah kalian
meminum sesuatu dari al hantam, ad Dubbaa`, an naqir dan al Muzaffaat. Atau Beliau
shallallahu 'alaihi wasallam menyebut muqoyyir (bukan naqir). Nabi shallallahu 'alaihi
wasallam bersabda: "jagalah semuanya dan beritahukanlah kepada orang-orang di kampung
kalian".(Shahih Bukhari no. 51)

Penjelasan : 

Rasulullah SAW telah mengajarkan kepada kita suatu arti beriman kepada Allah satu-satunya.
Pertama:Syahadat yaitu bersaksi bahwa tidak ada Tuhan kecuali Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah. Subhanallah. Allah merupakan Tuhan Yang Maha Besar dan hanya Allah saja yang patut untuk disembah bukan yang lain. Allah telah menciptakan kita dari setetes air yang hina berubah menjadi insan yang sempurna. Allah telah menciptakan Adam tanpa ayah dan ibu yang berasal dari tanah. Allahu Akbar. Adakah di dunia ini orang yang mampu menciptakan seorang manusia dari tanah. Adakah di dunia ini yang mampu menciptakan nyawa kehidupan untuk manusia. Adakah di dunia yang mampu menciptakan triluyan sel yang ada di tubuh manusia. Tidak ada satupun orang di muka bumi yang dapat menciptakan keindahan manusia kecuali Allah Azza Wajalla. Lalu apa yang harus kita lakukan?
Syukurilah apa yang telah Allah beri kepada kita. Jangan banyak mengeluh kepada Tuhan apalagi bila engkau sampai kufur akan nikmat Allah karena apabila lautan menjadi tinta dan pohon menjadi pena maka kita tak akan mampu menuliskan besarnya nikmat Allah SWT. Ya Allah hamba bersyukur karena Engkau telah menciptakan diriku dan kalian di muka bumi ini untuk menjadi hamba yang selalu rindu dan mencintai-Mu ya Allah. Ucapkanlah bersama-sama Alhamdulillahirabbil’alamiin.

Siapakah di dunia makhluk Allah yang paling banyak memuji Allah SWT? Siapakah di dunia ini yang selalu mengingat Allah kapanpun dimanapun bahkan dalam keadaan tidur sekalipun. Siapakah di muka bumi ini yang wajahnya bercahaya



Kedua: Mendirikan sholat fardhu merupakan rukun Islam yang ke-2. Kita mendirikan sholat fadhu lima kali dalam sehari. Maka kerjakan sholat fardhu tersebut karena akan menuntunmu ke surga kelak. Karena sesungguhnya sholat fardhu tersebut mencegah perbuatan keji dan munkar. Aduhai Ya Allah diriku rindu dengan surga-Mu maka aku inging masuk kedalam surgamu Ya Allah.

Ketiga: Membayar zakat merupakan rukun Islam yang ke-3. Zakat adalah jumlah harta tertentu yang wajib dikeluarkan oleh orang yang beragama Islam dan diberikan kepada golongan yang berhak menerimanya. Wajib bagi kita apabila sudah memenuhi persyaratan. Fungsi zakat yaitu untuk mensucikan hati, pikiran dan harta kita dari hal-hal kotor. Selain itu zakat dapat menolong orang lain yang membutuhkan pertolongan dari kita.

Keempat: Puasa merupakan rukun Islam yang ke-4. Puasa adalah menahan makan dan minum dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Puasa dapat membuat diri kita sehat. Puasa ada wajib dan ada sunnah. Puasa melatih diri kita bersabar dalam menjalani hidup dan membuat kita lebih kasih dan sayang kepada orang miskin karena ia tahu bagaimana rasanya menahan lapar.

Kelima: Mengeluarkan seperlima harta rampasan perang. Mohon maaf saya belum mampu untuk menjelaskannya karena belum paham mengenai masalah perang.

Itulah kelima hal yang dapat membuat kita dapat merasakan manisnya surga dan indahnya Tuhan Semesta Alam. Semoga kita dikumpulkan bersama orang-orang yang beriman, bertaqwa dan beramal sholeh. Amiin. Allahumma Amiin.

Tidak ada komentar: