Minggu, 05 Juni 2011

Rindu Bertemu Allah

Ubadah bin Shamid r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Allah berfirman: Apabila hamba-Ku senang untuk bertemu dengan-Ku, Aku juga senang untuk bertemu dengannya. Dan jika dia tidak suka untuk bertemu dengan-Ku, Aku juga tidak suka untuk bertemu dengannya.” (HR. Bukhari, hadits shahih)

Penjelasan :

Indahnya berjumpa dengan Allah. Melihat wujud asli merupakan nikmat terbesar. Rahmatnya sangat besar. Ketika seorang mukmin dijemput oleh kematian, ia mendapatkan kabar gembira bahwa ia memperoleh ridha dan karamah Allah, maka tidak ada sesuatu yang lebih ia sukai daripada apa yang ada dihadapannya sehingga ia amat senang untuk bertemu dengan Allah. Allah pun senang untuk bertemu dengannya. Adapun orang kafir ketika dijemput oleh kematian, maka ia mendapatkan kabar gembira bahwa ia akan mendapatkan azab dan siksa Allah, maka tidak sesuatu yang paling ia benci daripada apa yang ada di hadapannya sehingga ia tidak senang untuk bertemu dengan Allah. Allah pun tidak senang untuk bertemu dengannya. 

Sungguh indah orang-orang yang dikarunia cinta kerinduan yang ada pada dirinya. Senantiasa merindukan Allah menikmati kelezatan menyebut nama Allah. Orang yang hatinya diliputi rindu maka ia akan selalu berusaha untuk menggapai apa yang ia rindukan. Mentaati Allah dan Rasul merupakan bentuk kerinduan kepada Sang Khalik. Bahkan setan pun tak bisa menggoda manusia yang didalam hatinya hanya ada kerinduan berjumpa dengan Tuhannya. Seringlah kalian semua mengikuti majelis dzikir, majelis shalawat, majelis ta’lim, atau ke masjid untuk menghadiri seruan Allah karena Allah mengharamkan kaki yang berjalan di jalan Allah dari api neraka. Orang yang hadir di majelis tersebut maka Allah haramkan dari api neraka apalagi jiwa dan hati yang selalu diliputi kerinduan kepada Allah. Ya Allah tunjukkanlah kami kejalan yang lurus yaitu jalan orang  yang telah Engkau beri nikmat kepada-Nya bukan jalan yang dimurkai dan bukan pula jalan yang sesat.  

Ya Allah tempatkanlah hamba-hamba yang diliputi kerinduan pada-Mu di Syurga. Izinkanlah hamba untuk melihat keindahan diri-Mu. Sungguh keindahan-Mu tak bisa disifatkan bahkan dibayangkan sedikitpun. Sungguh surga terindah yang paling indah adalah melihat keindahan Engkau Ya Allah. Sungguh besar kasih sayang-Mu pada orang yang merindukan diri-Mu. 

Alkisah sebagaimana ketika seorang hamba yang mencintai Allah dimasa hidupnya dengan sungguh-sungguh merindukan Allah, mencintai Rasul, maka saat ia di timbang dan di sidang, terlihat amal-amal pahalanya bagai gunung- gunung cahaya banyaknya, namun ia pernah berdosa pada fulan, fulan dan fulan, pahalanya dipreteli sampai habis... pahalanya habis, masih tersisa perbuatan jahat yang tak bisa ia tebus pada seseorang yang pernah ia sakiti, maka ia harus menerima kebalikannya, yaitu dosa - dosa orang itu dipindahkan padanya sebesar kejahatannya pada orang itu..., maka Allah melihat kejadian itu bahwa hamba-Nya ini akan diusung ke neraka karena orang yang ia sakiti tak mau memaafkannya, maka Allah swt berkata pada orang itu: “Wahai hamba-Ku, kau tak mau memaafkan hamba-Ku ini?” orang itu menjawab : tidak wahai Allah, karena aku pun banyak dosa, kalau aku tidak menumpukkan dosaku padanya atas kejahatannya maka aku semakin berat di neraka, dengan aku berikan dosaku padanya pun aku masih harus masuk neraka karena dosaku pun banyak, maka Allah berkata : “Lihatlah keatasmu”, maka orang itu melihat keatas..., ia melihat istana cahaya yang demikian indah dan megah..., ia berkata dengan gemetar : “Untuk siapa istana indah ini wahai Allah...??, Allah menjawab : “untukmu asalkan kau mau memaafkan hamba-Ku yang mencintai Ku ini...!, aku ingin membayar kejahatannya dengan istana ini..”maka berkata orang itu : Kumaafkan Demi Allah...!!!

Tidak ada komentar: